ALBUM REVIEW: CAULDRON – NEW GODS

CAULDRON ‘New Gods’ Album Review

Dissonance Productions/The End Records, September 7th, 2018

Heavy Metal/AOR

CAULDRON dibentuk tahun 2006 oleh dua mantan anggota grup doom metal GOAT HORN yang baru saja bubar tahun itu, tak perlu waktu lama bagi CAULDRON untuk langsung melepaskan debut mini-album ‘Into The Cauldron’, yang berhasil membawa mereka menandatangani kontrak dengan Earache Records. Bersama Earache Records mereka menghasilkan tiga buah album penuh (‘Chained to The Nite’, ‘Burning Fortune’, & ‘Tomorrow’s Lost’), rilisan tersebut menempatkan CAULDRON sebagai salah satu tokoh sentral dalam pergerakan heavy metal revival yang mulai menggeliat pada pertengahan periode 2000’an bareng ENFORCER, WHITE WIZZARD, HOLY GRAIL, dan SKULL FIST. Meskipun mereka selalu dikotak-kotakan bersama sesama rekan pergerakan tersebut, sebenarnya musik yang dibawakan Jason Decay dan Ian Chains tak hanya sekedar mendaur ulang sound New Wave of British of Heavy Metal dan Speed Metal, karena band ini juga banyak dipengaruhi power metal Jerman macam HELLOWEEN, GAMMA RAY, dan BLIND GUARDIAN hingga  Glam metal era awal 80’an ketika aliran tersebut belum bertransformasi menjadi ultra komersil ala POISON dkk. Namun nasib CAULDRON sepertinya tidak semujur teman-temanya karena disaaat band seperti ENFORCER telah ditarik oleh major label Nuclear Blast Records, mereka dalam dua album terakhir justru harus bergerilya bersama label-label yang tak terlalu masif dukungan promosi dan distribusinya.

Salah satu faktor yang membuat CAULDRON mungkin sulit di cerna bahkan oleh para avid listener traditional heavy metal sekalipun adalah karakter vokal khas bassist sekaligus vokalis Jason Decay yang punya range agak terbatas, tak seperti James-Paul Luna, Wyatt Anderson, atau Olof Wikstrand yang operatic dan bombastis, selain itu materi-materi mereka juga rada terkesan datar, dua faktor tersebut menjadikan lagu-lagu dari trio ini dirasakan sedikit nanggung bagi sebagian orang. Tapi semenjak ‘In Ruin’ (2016), CAULDRON telah berevolusi jadi band yang punya karakter tersendiri, hilang sudah lagu speed metal ngebut dan lirik-lirik party-metal kekanak-kanakan dari tiga album pertama yang dirilis Earache dulu, dan digantikan dengan tema lirik lebih retrospektif, ditambah komposisi lagu yang semakin dekat dengan DOKKEN, RATT, dan W.A.S.P. daripada IRON MAIDEN, DIAMOND HEAD, atau SAXON, karena memang bukan CAULDRON namanya kalau personilnya tak pakai kaos DOKKEN saat manggung atau wawancara. Dalam album terbarunya yang bertajuk ‘New Gods’ perubahan musik mereka semakin ketara, apabila dalam ‘In Ruin’ masih ada beberapa lagu yang lumayan heavy dan dark, dalam album ini CAULDRON telah sepenuhnya mengusung melodic heavy metal/hard rock dan AOR, ‘New Gods’ dimulai dengan empat lagu super catchy sekaligus “Prisoner of The Past”, “Letting Go”, “No Longer”, dan “Save The Truth”, meskipun dengan range masih terbatas, lagu-lagu tersebut punya melodi dan harmonisasi yang sangat kuat.

Setelah sebuah interlude singkat hampir dua menit “Syracuse” nyeleneh karena merupakan track drone metal singkat model SUNN O))) dan EARTH, Side B ‘New Gods’ dilanjutkan dengan “Never Be Found”, sebuah lagu paling anthemic dalam album, yang sepertinya terinspirasi nomor-nomor ikonik SCORPIONS dan DEF LEPPARD. Selanjutnya ada ‘Drown’ dimana CAULDRON membangkitkan kembali riffing heavy/doom metal ala  GOAT HORN dan KHEMMIS, berikutnya lagu “Together As None” juga merupakan salah satu hightlight dari ‘New Gods’, dimana lagu tersebut merupakan nomor ballad AOR/Melodic Rock radio-friendly, berbanding terbalik dengan lagu sebelumnya dan penutup “Last Request” yang kental nuansa heavy metal nya. Tetapi yang benar-benar menjadi daya tarik paling utama dari album ini adalah hasil rekaman dan produksi ‘New Gods’ yang benar-benar terdengar seperti throwback dari era 1980’an, Andre Wahl dan Phil Demetro yang mengambil alih proses mixing dan mastering dari Olof Wikstrand, telah memoles album ini jauh lebih lembut, sesuai dengan konsep musik yang lebih melodius sekaligus terang dibandingkan ‘In Ruin’ yang agak gloomy. Overall ‘New Gods’ saya anggap merupakan sebagai kumpulan materi terbaik dari CAULDRON sejauh ini, bahkan saya cukup kesulitan mencari hal negatif dari album ini karena semua lagu ditulis dengan sangat baik, Apalagi ditengah bejibunya rilisan pengusung tradisional heavy metal/NWOBHM saat ini, jadi agak sulit mencari album berkarakter kuat seperti ‘New Gods’. (Peanhead)

9.1 out of 10