fbpx

ALBUM REVIEW: PORTAL – AVOW

PORTAL ‘Avow’ Album Review

Profound Lore Records. May 28th, 2021

Avant-garde black/death metal

Monster kosmis dari dimensi lain bernama PORTAL telah kembali turun bumi, sudah hampir tiga tahun bersemedi di S’glhuo sambil nunggu wangsit dari Tru’nembra. Kali ini The Curator bersama komplotan pembawa mala petaka-nya, menyampaikan dua pesan sekaligus yang berwujud ‘Avow’ berikut pendukungnya ‘Hagbulbia’. Sama seperti karya-karya dari grup ini sebelumnya, ‘Avow’ tentunya masih sebuah acquired taste, dan bagi para connoisseur metal ekstrim sekalipun komposisi avant-garde blackened death metal yang diusung oleh PORTAL, bisa sangat sulit untuk dilahap, karena terlalu abstrak dan produksinya lumayan abrasif penuh noise dan statis, khususnya dalam album ‘Outre’, ‘Swarth’, dan ‘Vexovoid’, yang terdengar seperti INCANTATION ‘Upon the Throne of Apocalypse’ bila disetel pakai speaker yang kelelep air bah. Namun mulai rilisan kelima ‘Ion’, PORTAL sudah mulai sedikit terdengar tak terlalu berkabut, riff njelimet dari Aphotic Mote dari Horror Illogium jadi terang benderang, memberi kesempatan para pendengar untuk garuk-garuk kepala sambil mangap menyaksikan kompleksitas aransemen pengiring pembacaan mantra-mantra The Curator now in full HD men!!.

Dalam ‘Avow’ PORTAL mencoba pendekatan yang berbeda lagi, posisi gitar dalam mixing digeser kembali kebelakang dan tak setajam ‘Ion’, atmosfirnya pun jauh lebih kelam, Ignis Fatuus sekarang merangsek ke panggung tengah dengan hantaman bottom end yang nampol, meskipun kehadiran bassist Omenous Fugue masih seperti antara ada dan tiada. Selain lebih heavy ramuan materi terbaru PORTAL jadi sedikit lempeng secara kasat mata, pendengar harus menilik dengan teliti untuk memecahkan kerumitan riff dalam ‘Avow’ ditengah kekacauan, karena memang album ini lebih condong drum-driven. Faktor tersebut menghasilkan tiga lagu paling memorable atau radio friendly dengan tanda kutip dari orkes penjelmaan chaos ini, yaitu “Eye”, “Offune”, dan “Manor of Speaking”, karena ditengah kabut sonic dissonance yang bisa bikin disorientasi layaknya nyasar di Silent Hill, gebukan perkusi caveman style barbarik dari  Ignis Fatuus mampu menjadi obor penunjuk jalan, tapi ya selempeng-lempeng nya PORTAL, ya tetep ruwet dan buat pusing progresi kord dan struktur lagunya, kayak mahluk horror abstrak dari literatur H.P Lovecraft, ditambah lagi The Curator tak bernyanyi dengan growl/shriek seperti vokalis extreme metal pada umumnya, pembawaanya tetap seperti lagi khotbah diatas mimbar kegilaan.

Masuk pada dua lagu terakhir “Bode” dan “Drain”, PORTAL semakin gak karuan wujudnya, karena hampir sepenuhnya meninggalkan format extreme metal, memang masih ada passage dengan blast beat, tetapi keduanya lebih cocok apabila dikategorikan sebagai trek dark ambient/noise yang direkam menggunakan gitar dan drum, daripada synthesizer dan pedal efek belaka, pengiring tepat buat The Curator yang komat kamit  kayak dukun lagi ritual manggil Nyarlathotep. Overall ‘Avow’ masih the same ol’ PORTAL namun dengan kualitas produksi yang berhasil disempurnakan, konsep extreme metal yang dibawakan tetap diluar nalar pendengar casual, dan untuk para pencinta black metal dan death metal pun pasti bakal terpecah menjadi dua kubu, kubu yang bisa ngangkep dan kubu yang menganggap PORTAL terlalu pretensius. PORTAL meskipun belum bisa menyamai (boro-boro melampaui) kekejaman ‘Outre’, ‘Swarth’, dan ‘Vexovoid, setidaknya ‘Avow’ sudah mengalami improvement signifikan dari sisi produksi, meskipun secara komposisi mungkin tak se-mindblowing ‘Ion’ dan durasinya terlalu kepanjangan, “Bode” dan “Drain” sebenarnya bisa di rekonstruksi ulang lalu digabung saja, karena esensi nya sebelas-dua belas. Lalu bagi mereka yang belum puas dengan ‘Avow’, tenang PORTAL telah menyiapkan rilisan surprise ‘Hagbulbia’, sebuah album noise yang mampu bikin kuping veteran berdarah-darah, asal jangan disetel bersamaan takut nya nanti bisa langsung bikin gila. (Peanhead)

8.7 out of 10